Australia Akan Memiliki Kapal Selam Nuklir, Berikut Kelebihan dan Kelemahanya

Kapal Selam Nuklir Baru Australia | Kelebihan dan Kemelahannya , gosprom.info

Gosprom.info – Amerika Serikat dan Inggris akan membantu Australia membangun delapan kapal selam sebagai bagian dari aliansi untuk mengimbangi kekuatan maritim China di Laut China Selatan.

Amerika akan mempersenjatai Australia dengan teknologi kapal selam nuklir dalam aliansi bernama AUKUS– singkatan dari nama tiga negara yakni Australia, Inggris (UK) dan Amerika Serikat (United States).

Presiden AS Joe Biden Jumat lalu mengatakan kerja sama ini adalah untuk membuat Australia memiliki kapal selam berkekuatan nuklir untuk memastikan mereka memiliki kemampuan “fading modern untuk bermanuver dan bertahan di tengah ancaman yang terus berubah cepat.”

Kapal selam ini, kata Biden, tidak akan dipersenjatai dengan nuklir, hanya bertenaga reaktor nuklir.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, “Australia tidak ingin memiliki senjata nuklir atau membangun kemampuan nuklir bagi keperluan sipil. Dan kami akan terus memenuhi kewajiban non-proliferasi nuklir.”

Australia mengatakan akan membangun delapan kapal selam bertenaga nuklir lewat kesepakatan ini.

Apa itu kapal selam nuklir?

Dilansir dari laman First Blog post, kapal selam nuklir adalah kapal selam bertenaga sebuah reaktor nuklir. Kapal selam jenis ini memiliki sejumlah kelebihan dibanding kapal selam biasa yang bertenaga diesel-listrik.

Kapal selam dengan sistem nuklir mampu menjelajah tanpa batas dan lebih sulit dideteksi. Kapal selam konvensional sebaliknya, harus rutin ke permukaan dan memiliki daya jelajah terbatas dan sudah ketinggalan dibanding kemampuan yang dimiliki China saat ini.

Sejumlah laporan menyebut kapal selam nuklir mampu mencapai kecepatan 55 kilometer per jam dan lebih cepat lagi ketika menyelam. Kecepatan daya jelajahnya sekitar 38-47 kilometer per jam. Kapal selam konvensional hanya memiliki kecepatan 10-27 kilometer per jam.

Kapal selam nuklir akan membuat Angkatan Laut Australia punya kemampuan menjelajahi wilayah Indo-Pasifik dalam waktu lebih lama dan lebih jauh, hingga ke wilayah Taiwan.

Meski demikian, kapal selam nuklir juga memiliki kelemahan. Kapal selam nuklir biasanya berukuran lebih besar dan karena itu kurang mampu bermanuver di perairan dangkal.

Lagi pula Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan negaranya tidak akan mengizinkan kapal selam Australia melintasi wilayah perairannya dan dengan demikian wilayah jelajah kapal selam Australia semakin terbatas.

Selain itu Australia juga tidak memiliki industri nuklir dalam negeri yang bisa menyokong proses pembuatan kapal selam ini. Ini artinya Australia juga akan bergantung dengan negara existed untuk bahan bakar nuklir.

Saat ini hanya ada enam negara di dunia yang memiliki kapal selam nuklir yaitu: Amerika Serikat, Inggris, China, Prancis, India, dan Rusia.

Ini adalah kali pertama AS memberikan teknologi bertenaga nuklir dengan sekutunya sejak Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Inggris-AS pada 1958 setelah Uni Sovyet meluncurkan Sputnik.

Pejabat AS mengatakan teknologi nuklir ini tampaknya tidak akan dibagikan lagi dalam waktu dekat.

Apakah kapal selam nuklir bisa meluncurkan senjata nuklir?

Belum diketahui kapal selam apa yang akan didapat oleh pemerintah Australia, namun Angkatan LAut AS memiliki desain teranyar kapal selam kelas Virginia. Kapal selam ini dibuat oleh perusahaan pertahanan dan aerospace Amerika General Dynamics.

Kapal ini sudah melewati sejumlah iterasi tapi secara umum memiliki daya dari satu reaktor nuklir dan bisa menyelam sejauh lebih dari 25 knot. Awak kabin terdiri dari 15 orang dan 117 personel terdaftar. Kapal ini dilengkapi dengan kemampuan tempur dan operasi intelijen.

Kapal selam ini berdaya 210 MW reaktor nuklir, di dalamnya ada uranium hasil pengayaan yang ditutup. Reaktor ini tak perlu mengisi daya lagi hingga 30 tahun ke depan.

Bagaimana cara kerjanya?

Kapal selam ini tenaganya disokong oleh reaktor nuklir. Reaktor ini menghasilkan energi dengan memisahkan atom untuk menciptakan panas yang berfungsi menggerakkan turbin hingga menghasilkan listrik untuk memberikan daya dorong dan tenaga bagi sistem inner. Untuk menghasilkan tenaga itu kapal selam mengambil air laut dan memurnikannya lewat proses desalinasi. Sebagian dari air bersih ini dipakai untuk minum, menghasilkan oksigen lewat proses hidrolisis dan menyingkirkan karbondioksida atau partikel berbahaya lainnya dari udara.

Apa kelebihan dari nuklir?

Meski tidak leluasa beroperasi di perairan dangkal karena ukurannya lebih besar, namun kapal selam nuklir dirancang untuk tahan lama di dalam air, bahkan hampir tanpa batas waktu atau setidaknya sampai ada kerusakan atau awak kabin kehabisan makanan. Kapal selam bertenaga diesel harus rutin ke permukaan untuk mengambil oksigen, dan mengisi daya baterai.

Apakah kekurangan dari kapal selam nuklir?

Karena ukurannya yang lebih besar maka kapal selam nuklir tidak bisa memasuki perairan dangkal sebab itu makin membuatnya mudah terdeteksi. Pada latihan perang 2015, kapal selam diesel Rusia yang dipakai Angkatan Laut India menenggelamkan kapal selam nuklir AS meski Angkatan Laut AS tidak pernah mengakuinya.

Kapal selam nuklir juga lebih rumit pemeliharaannya. Australia tidak memiliki industri tenaga nuklir dalam negeri yang harus menyerap tenaga para ahli fisika nuklir. Dengan begitu dari segi pemeliharaan, kapal selam Australia harus mengandalkan bantuan AS.

Apakah kapal selam nuklir bisa meluncurkan senjata nuklir?

Satu hal pasti yang disampaikan pemerintah Australia yaitu kapal selam ini tidak akan dipersenjatai dengan senjata nuklir dan Australia tidak bermaksud memiliki kemampuan senjata nuklir.

Tapi itu tidak berarti kapal selam itu tidak bisa meluncurkan senjata. Kapal selam AS kelas Virginia misalnya, dilengkapi 12 tabung rudal vertikal dan empat tabung torpedo 533 milimeter.

Kapal selam ini juga mampu meluncurkan 16 rudal Tomahawk dalam sekali tembakan dan bisa dimodifikasi untuk sistem persenjataan yang lebi berat.

Meski hulu ledak rudal itu bisa memuat nuklir, variasi dari rudal Tomahawk pada 2019 tidak memuat nuklir.

Related Posts

Leave a Reply